BAB VII MASYARAKAT, PERKOTAAN DAN PEDESAAN
Studi Kasus
Urbanisasi Tak Terkendali Menimbulkan Krisis Kemanusiaan
PERINGATAN
Hari Kesehatan Sedunia tahun 2010 mengangkat tema soal urbanisasi dan
kesehatan. Urbanisasi menyebabkan pertumbuhan penduduk di perkotaan, hal
ini dapat menimbulkan permasalahan global. Di abad 21 ini, lebih dari
setengah penduduk dunia tinggal di kota dan lebih dari sepertiganya
tinggal di daerah kumuh. Sehingga tidak mustahil jika nantinya,
kemiskinian semakin meningkat dan jumlah orang miskin di kota lebih
banyak daripada di desa. Masalah yang dihadapi terkait laju urbanisasi
dan pertumbuhan penduduk antara lain kepadatan lalu lintas, pencemaran
udara, perumahan yang kurang sehat, pelayanan kesehatan yang kurang
layak, serta tingginya kriminalitas, kekerasan dan penggunaan
obat-obatan terlarang.
Menurut
Ketua Asosiasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja Indonesia (Akeswari) DR
Dr Dwidjo Saputro. SpKJ(K) kondisi perkotaan yang semakin padat
penduduknya akan menimbulkan masalah kesehatan jiwa. "Persaingan hidup
semakin berat, karena lapangan pekerjaan tidak bisa menyerap tenaga
kerja lagi, maka kemiskinan semakin bertambah akibatnya semakin banyak
penduduk yang stress. Lingkungan yang kurang kondusif juga sangat
mempengaruhi kesehatan Jiwa anak dan remaja." kata Dwidjo dalam forum
diskusi bersama PWI Jaya di Jakarta. Kamis .Dwidjo mengatakan berbagai
kasus bunuh diri yang dilakukan remaja, perkelahian antar remaja, dan
masalah sosial lainnya yang terekspos adalah suatu fenomena gunung es.
Artinya, selain masih banyak masalah yang tidak muncul ke permukaan,
juga mempunyai akar masalah yang mendalam dan komplek terkait dengan
kesehatan jiwa.
Urbanisasi
yang tidak terkendali dapat mengakibatkan krisis kemanusiaan. Penduduk
yang semakin miskin akan semakin menderita. Bank Dunia pun memperkirakan
tahun 2035 nanti kota-kota akan didominasi permukinan orang-orang
miskin. "Anak-anak dan remaja di perkotaan juga akan mempunyai beban
psikologis yang semakin besar." ujarnya. Masalah sosial bisa terjadi
karena ada masalah kesehatan jiwa yang dialami masyarakat. Namun
sebaliknya, masalah kesehatan jiwa muncul akibat ada masalah sosial.
"Kedua hal itu saling mempengaruhi." katanya. Tetapi, dia sangat
menyayangkan perhatian pemerintah belum serius terhadap penanganan
masalah kesatuan Jiwa terutama kesehatan Jiwa anak dan remaja. Hingga
saat Ini belum ada kebijakan dan perencanaan yangjelas. padahal satu
dari lima anak dan remaja memiliki masalah kesehatan jiwa. Kepala Bidang
Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Dr Ida Bagus Nyoman
Banjar mengatakan Jakarta sebagai sasaran urbanisasi memiliki beban
semakin besar. "Untuk mengatasi penyakit infeksi saja belum tuntas,
muncul lagi kasus-kasus penyakit degeneratif karena gaya hidup
perkotaan, lalu sekarang masalah kesehatan jiwa akibat padatnya penduduk
kota." ujarnya.
OPINI
:Pemerintah di negara kita seharusnya bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak lagi, karena jika di pedesaan tidak ada lapangan pekerjaan, dapat mengakibatkan meningkatnya masyarakat pedesaan yang melakukan urbanisasi ke kota. jika dibiarkan begitu saja, akan berakibat fatal di ibukota atau kota-kota besar yang menjadi tujuan para masyarakat yang melakukan urbanisasi. jika hal tersebut terjadi, maka akan semakin padat penduduk didaerah perkotaan.
1. Sebutkan 3 tipe masyarakat
· Masyarkat kebawah
· Masyarakat menengah
· Masyarakat ke atas
2. Sebutkan 2 ciri ciri masyarakat kota
· kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa
· orang
kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung
pada orang lain.Yang penting disini adalah manusia perorangan atau
individu
· pembagian kerja di antra warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata
· kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa
· interaksi yang terjai lebih banyak terjadi berdasarkan pada factor kepentingan daripaa factor pribadi
· pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu
· perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar