Jumat, 09 Januari 2015

Manajemen Data Telematika



A. Pengertian Manajemen Data


     Manajemen Data adalah pengembangan dan penerapan terstruktur mengenai data yang secara benar dalam menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan dan berguna untuk perusahaan. Manajemen data mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa data :

  • Data Akurat (Accuracy Data)
  • Mutakhir (Up To Date)
  • Aman (Safe)
  • Tersedia bagi pemakai (Available to User)
     Kegiatan manajemen data mencakup :
  • Pengumpulan Data
Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam suatu formulir yang disebut dokumen sumber yang berfungsi sebagai input bagi sistem.
  • Integritas dan pengujian
Data tersebut diperiksa untuk meyakinkan konsistensi dan akurasinya berdasarkan suatu peraturan dan kendala yang telah ditentukan sebelumnya. 
  • Penyimpanan
Data disimpan pada suatu medium, seperti pita magnetik atau piringan magnetik. 
  • Pemeliharaan
Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tiak lagi diperlukan dihapus agar sumberdaya data (berkas) tetap mutakhir.
  • Keamanan
 Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan, atau penyalahgunaan.
  • Organisasi
 Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai. 
  • Pengambilan
Data tersedia bagi pemakai. 
     Dalam perwujudan data dalam sebuah komunikasi, terutama komunikasi dalam sebuah jaringan internet yang kita kenal dengan telematika. Tentunya memiliki manajemen data yang dapat mengatur jalannya komunikasi. Dalam telematika terdapat tiga sisi manajemen data yaitu :
  1. Manajemen data sisi Client
  2. Manajemen data sisi Server
  3. Manajemen data berbasis sistem perangkat bergerak
     Manajeman data sisi Client adalah dimana pemrosesan dan pengolahan data terjadi pada sisi klien, dalam hal ini contohnya adalah user, dan nantinya data tersebut dapat dikirimkan ke server, atau disinkronisasikan dengan server, lalu manajemen data sisi Server adalah dimana pemrosesan dan pengolahan terjadi pada sisi server, baik data itu dikirim dari klien, maupun mengolah data yang telah ada di server itu sendiri, sedangkan Manajemen data berbasis sistem perangkat bergerak adalah dimana suatu sistem basis data memiliki sifat "dinamis". 

     Manajemen Data yang terjadi pada sisi server dapat kita pahami pada versi DBMS dibawah ini :
MODBMS (Moving Object DBMS) adalah sebuah DBMS yang menyimpan dan mengelola informasi lokasi serta dinamis lainnya informasi tentang obyek bergerak. MODBMS memungkinkan seseorang untuk mewakili benda-benda bergerak dalam database dan untuk menanyakan pertanyaan tentang gerakan tersebut. Daerah MODBMS merupakan bidang yang belum dijelajahi relatif terhadap RDBMS atau DBMS Spasial di mana beberapa karya yang telah dilakukan dalam standarisasi dan komersialisasi. Ada beberapa penelitian prototipe untuk MODBMS seperti DOMINO tetapi hanya sedikit produk MODBMS komersial. Memindahkan objek dapat diklasifikasikan ke dalam bergerak poin dan bergerak daerah. Memindahkan objek hanya relevan tergantung waktu posisi dalam ruang. Mereka bisa mobil, truk, pesawat terbang, kapal atau ponsel pengguna. Pindah daerah objek bergerak dengan rupa seperti badai, hutan file, tumpahan minyak, wabah penyakit, dan sebagainya. Pindah daerah berubah posisi dan geometri objek dengan waktu sambil bergerak poin hanya berubah posisi benda.

     Pengenalan WAP (Wireless Application Protocol) telah menunjukkan potensi sebagai layanan internet nirkabel/ WAP merupakan protocol global terbuka yang memungkinkan para pengguna mengakses layanan-layanan on-line dari layar kecil pada telepon genggam dengan menggunakan built-in browser. WAP bekerja pada berbagai teknologi jaringan bergerak, yang memungkinkan pasar massal bagi penciptaan layanan data bergerak. Contoh dari layanan bergerak adalah GPRS. GPRS merupakan system transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip 'tunnelling'. GPRS tidak menawarkan laju data tinggi yang memadai untuk multimedia nayata, tetapi GPRS merupakan kunci untuk menghilangkan beberapa batas pokok bagi layanan-layanan data bergerak.


 B. Permasalahan Manajemen Data Telematika

     Permasalahan dan Isu-Isu dalam Manajemen Data Telematika yang ada adalah :
  • Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload.
  • Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
  • Pada client-server, ada kemungkinan server fail.
  • Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request.
  • Beban jaringan tinggi karena tabel yang diminta akan diserahkan oleh file server ke klien melalui jaringan Setiap klien harus memasang DBMS sehingga mengurangi memori. Klien harus mempunyai kemampuan proses tinggi untuk mendapatkan response time yang bagus. Salinan DBMS pada setiap klien harus menjaga integritas databasse yang dipakai secara bersama-sama.
  • Terjadinya kerangkapan data yang kompleks, sehingga memboros penggunaan memori.

C. Manfaat Manajemen Data Telematika

    Dengan adanya manajemen data pastinya memiliki manfaat yang sangat berguna bagi penggunanya. Manajemen data yang berfungsi sebagai pengembangan dan penanganan semua data-data yang ada agar siklus hidup dari data tersebut dapat terorganisir dengan baik agar dapat tercapainya suatu tujuan dari perusahaan yang memakai manajemen data. Manajemen data sangat penting sekali digunakan oleh perusahaan-perusahaan kecil dan besar. Tergantung dari perusahaan tersebut, apabila perusahaan tersebut besar, maka manajemen data sangat diperlukan sekali agar tidak terjadinya kreangkapan data yang dapat menyebabkan masalah besar bagi perusahaan tersebut. Perusahaan kecil pun yang menggunakan manajemen data juga memiliki manfaat yang sama, namun dalam skala yang kecil pastinya tidak serumit manajemen data perusahaan yang besar.

     Adapun manfaat manajemen data adalah :
  • Mengatasi kerangkapan data
  • Menghindari terjadinya inkonsistensi data
  • Mengatasi kesulitan dalam akses data
  • Menyusun format standar sebuah data
  • Dapat digunakan oleh banyak pemakai
  • Melakukan perlindungan dan pengamanan data
  • Menyusun integritas dan independasi data

Sumber : 

http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_data
http://www.scribd.com/doc/249697123/Tugas-6-Manajemen-Data-Telematika
http://imanuelhelsen.blogdetik.com/2012/10/10/manajemen-data-telematika/
http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/370/jbptunikompp-gdl-diandharma-18489-2-ii-manaj-e.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar