Rabu, 12 November 2014

Jaringan Wireless dan Terminal pada Telematika

   

     Pada zaman yang serba modern seperti sekarang ini segala sesuatu yang kita lakukan saat ini serba instant dan sangat mudah sekali. Salah satunya ketika kita sedang ingin mendapatkan informasi melalui dunia maya tidak perlu lagi menggunakan internet yang menggunakan kabel (dial-up). Sekarang sudah dikenal dengan jaringan Wireless atau nirkabel. Apa itu jaringan Wireless ? Wireless adalah sebuah teknologi jaringan yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik melalui udara sebagai media untuk mengirimkan informasi dari pengirim ke penerima. Teknologi wireless ini muncul sebagai jawaban atas keterbatasan jaringan wireline (masih menggunakan kabel). Dengan mobilitas manusia yang tinggi dan informasi yang selalu dekat menjadi salah satu faktor pendorong utama berkembangnya teknologi ini.

     Ada beberapa teknologi wireless yang telah dikembangkan antara lain : Wi-Fi, Bluetooth, WiMAX, VSAT, dan infrared.

  • Wi-Fi

          Wi-Fi merupakan sekumpulan satndar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Network - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE-802.11. Wi-Fi pada awalnya ditujukan untuk penggunaan nirkabel dan Local Area Network (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.
  • Bluetooth

         Bluetooth adalah sebuah teknologi komunikasi wireless yang beroperasi pada pita frequensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific, and Medical) dengan menggunakan sebuah frequensi hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas.
  • WiMAX

          merupakan teknologi Wi-Fi yang telah dikembangkan karena adanya keterbatasan dari WiFi dengan tuntutan mobilitas pengguna sehingga dikembangkan teknologi WiMAX dengan menggunakan standart IEEE 802.16a.
  • VSAT

         VSAT atau Very Small Aperture Terminal, adalah sebuah terminal yang digunakan dalam komunikasi data satelit, suara, dan sinyal video, tidak termasuk broadcast televisi. VSAT terdiri dari dua bagian, sebuah tranceiver yang ditempatkan di luar (outdoors) yang dapat langsung terjangkau oleh satelit dan sebuah alat yang ditempatkan di dalam ruangan yang menghubungkan tranceiver dengan alat komunikasi para pengguna.
  • Infrared

         merupakan sinar elektromagnet yang panjang gelombangnya lebih daripada cahaya nampak yaitu antara 700 nm dan 1 nm. Sinar infrared merupakan cahaya yang tak tampak. Jika dilihat dengan spektroskop cahaya maka radiasi cahaya infrared akan nampak pada spektrum elektromagnet dengan panjang gelombang di atas panjang gelombang cahaya merah.


     Siapa sih penemu jaringan Wireless tersebut ? Jaringan Wireless atau yang biasa dikenal dengan sebutan Wi-Fi ini pertama  kali pada tahun 1991 yang dikembangkan oleh CNR Corporation/AT&T yang sekarang namanya berubah menjadi Lucent * Agere System, merupakan perusahaan yang berdiri di Niewegien, Belanda. Vic Hayes adalah penemu jaringan tersebut yang awalnya kecepatan transfer datanya hanya 1-2 Mbps. Vic Hayes akhirnya disebut sebagai "Bapak Wi-Fi" dengan merancang beberapa standar Wi-Fi, yaiut IEEE 802.11a, 802.11b dan 802.11g. Pada saat ini bagi pengguna Wi-Fi yang memiliki perangkat yang mendukung standar jaingan 802.11b bisa terhubung pada access point 802.11g, tapi tentunya kecepatan transfer yang bisa dinikmati adalah maksimum 11 Mbps.

     Bagaimana bisa koneksi internet dapat tersambung tanpa menggunakan kabel ?

     Pada dasarnya Wi-Fi sendiri sebenernya untuk dapat sambungan ke Internet tetap menggunakan jasa Provider penyedia internet untuk dapat menyambungkan komputer ke internet. Namun yang dapat membuat internet tersebut dapat digunakan tanpa kabel adalah dengan menggunakan Wireless Router sebagai alat untuk menangkap gelombang radio yang berasal dari bentuk energy yang biasa disebut radiasi elektromagnetik. Dengan adanya TRANSMITTER dan alat yang berisis RECEIVER dapat mentransmit gelombang tersebut dan ditangkap oleh transmitter untuk membuat pola gelombang. Teknologi ini sebenarnya  diambil dari persamaan yang dibuat oleh James Clerk Maxwell di tahun 1964. Berkat persamaan Maxwell, transmitter, receiver, serta antena, yang kemudian disatukan dalam semua peralatan wireless LAN itulah, maka komputer dapat berkomunikasi, mengirim dan menerima data melalui gelombang radio, atau biasa disebut dengan wireless network.

Cara Kerja Wireless :

  1. Adaptor wireless komputer menerjemahkan data menjadi sinyal radio dan mengirimkan (memancarkan) menggunakan antena.
  2. Router Wireless menerima sinyal dan melakukan decode data. Router mengirimkan informasi ke internet koneksi kabel Ethernet dan terhubung ke komputer penerima.
Terminal dalam Telematika

    Seperti yang kita ketahui bahwa dalam sistem komputer terdapat alat input dan alat output. Alat yang hanya berfungsi sebagai alat inputan dibagi menjadi alat input langsung dan tidak langsung. Suatu inputan yang dilakukan secara langsung diproses oleh alat proses yang disebut alat input langsung. Sedangkan alat input tidak langsung proses inputan melalui media tertentu terlebih dahulu sebelum suatu inputan diproses oleh alat pemroses. Nah yang dimaksud sebagai perangkat atau alat input penghubung antar sistem komputer tersebut disebut sebagai Terminal. Pengertian terminal sendiri adalah sebuah perangkat penghubung antar komputer yang ditujukan sebagai media komunikasi yang alat penghubungnya dapat berupa kabel atau melalui alat komunikasi lainnya. Terminal digolongkan menjadi tiga bagian yaitu, Intelligent, non-Intelligent, serta smart Intelligent.
  • Intelligent Terminal
   
     Disebut juga dengan nama logic terminal karena dapat diprogram oleh pemakai komputer. Intelligent terminal juga mempunyai microprocessor dan internal memory di dalamnya. Input dapat dimasukkan dan dapat dikoreksi serta dikirimkan ke pusat komputer bila dihubungkan dengan pusat komputer untuk diproses. Intelligent terminal biasanya digunakan untuk sistem komputer yang berbentuk jaringan kerja (network), yaitu beberapa terminal di hubungkan ke pusat komputer yang berupa CPU yang lebih besar. Inteligent terminal biasanya terdiri dari keyboard, visual display, internal memory dan simpanan luar berupa mini disk.
  • Non-Intelligent Terminal (Dumb Terminal)
     Terminal ini hanya berfungsi sebagai alat pemasukan input dan menampilkan output saja. Terminal seperti ini tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai processor.
  • Smart Intelligent Terminal
   
     Smart terminal memiliki suatu microprocessor dan beberapa internal memory di dalamnya. Input yang sudah dimasukkan dapat dikoreksi kembali. Smart terminal tidak dapat diprogram oleh pemakai komputer.


Sumber :

Selasa, 11 November 2014

Layanan Telematika

                 

Seperti pembahasan sebelumnya dalam Telematika kita membahas apa arti dari telematika, yaitu suatu hubungan antara pihak yang satu dengan pihak yang lain untuk bertukar informasi. Dalam telematika terdapat suatu layanan. Layanan telematika biasa kita sebut dengan layanan dial up ke internet yang jenus jaringannya didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Di Indonesia, pengaturan dan pelaksanan mengenai berbagai bidang usaha yang bergerak di sector telematika di atur oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika (DitJen APTEL) adalah unsur utama pelaksana tugas dan fungsi Departemen di bidang Aplikasi Telematika yang berada dibawah tanggung jawab Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.


Adapun fungsi dari Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika yaitu :
  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standarisasi dari audit apliksai telematika;
  • Pelakasaan kebijakan di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standarisasi dari audit apliksai telematika;
  • Perumusan dan pelaksanaan kebijakan kelembagaan internasional di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standarisasi dari audit apliksai telematika
  • Penyusunan standar, norma, pedoman, kriteria, dan prosedur di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standarisasi dari audit apliksai telematika;
  • Pembangunan, pengelolaan dan pengembangan infrastruktur dan manajemen aplikasi sistem informasi pemerintahan daerah dan pusat;
  • Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi;
  • Pelaksanaan administrasi Ddirektorat Jenderal Aplikasi Telematika.

Macam-macam layanan telematika :

           Layanan Telematika dibidang Informasi


Layanan telematika dalam bidang informasi adalaha penggabungan antara telekomunikasi digital dan teknologi komputer yang memainkan peran penting dalam komunikasi manusia. Contoh sederhana yang sering dijumpai adalah warung internet(warnet) yang menyediakan fasilitas internet supaya masyarakat dapat menggunakannya untuk sarana mendapatkan informasi melalui dunia maya. Beberapa contoh lainnya adalah seperti internet service yang dapat dijumpai dalam M-Commerce, VOD, News and Weather, lalu ada Real-time traffic information(Mobile data dan Mobil television). Layanan informasi mencakup empat hal pola lalu lintas informasi, yaitu alokasi, pembicaraan, konsultasi, dan registrasi.

Mobile data menggukanan komunikasi nirkabel yang menggunakan gelombang radio untuk mengirim serta menerima data computer. Alat-alat ini dapat dipasang semata-mata untuk digunakan didalam kendaran roda empat, ataupun digunakan didalam dan keluar dari kendaraan (Mobile Data Terminal).

Layanan Telematika dibidang Keamanan

Telematika dapat mencakup bidang keamanan dimana layanan ini menyediakan keamana informasi dan data yang akan kita peroleh didunia maya.

Adapun kelebihan dari layanan ini adalah dapat mengurangi kejahatan atau pencurian di dunia maya. Contoh untuk layanan keamanan telematika adalah Navigation Assistant, Weather, Stock Information, Entertainment, penggunaan anti-virus ataupun Firewall pada komputer.

           Layanan Context Aware dan Event-Based

Kemampuan komputer untuk lebih peka dan bereaksi terhadap lingkingannya berdasarkan infomasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan didalam perangkat. Dan gagasan ini telah diperkenalkan pada tahun 1994 oleh Schilt dengan istilah Context-Awareness. Context-Awareness sendiri memiliki arti kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks-konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna dan penggunaan jaringan tersebut, lalu memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter tersebut. Beberapa konteks uang dapat digunakan adalah lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan oleh user.

Ada tiga hal yang menjadi perhatian sistem contect-awareness menurut Albrecht Schilt, yaitu :

                ·         The Acquisition of Context
Hal ini berkaitan erat dengan pemilihan konteks dan bagaimana kita memilih konteks yang diinginkan, sebagai contoh dalam pemilihan konteks lokasi, kita dapat menggunakan suatu sensor lokasi tertentu (GPS) untuk melihat situasi atau dimana posisi lokasi yang ingin kita tuju.
·         The Abstraction and Understanding of Context
Pemahaman terhadap bagaimana kita memilih konteks yang berhubungan dengan kondisi nyata, apakah informasi yang dimiliki konteks tersebut dapat meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerjanya terhadap inputan pada suatu konteks.
·         Application Behavior Based on the Recognized Context
      Yang terakhir adalah, bgaimana pengguna dapat memahami sistem dari konteks maupun tingkah laku yang sesuai serta bagaimana caranya suatu konteks memberikan kontrol penuh kepada si pengguna terhadap sistem.

           Layanan Perbaikan Sumber

Layanan yang dimaksud adalah pelayanan perbaikan dalam Sumber Daya Manusia(SDM) yang memiliki fungsi supaya seseorang dapat melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik dan pengguna di lingkungan lembaga pendidikan, pemerintahan, dalam dunia usaha, bisnis, serta masyarakat pada umumnya.

Telematika SDM ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas kuantitas dan pendayagunaan SDM terhadap masyarakat untuk mengatasi kesenjangan digital , informasi, dan meningkatkan kemandirian masyarakat itu sendiri dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan cara yang efektif dan optimal.

Layanan telematika saat ini sudah banyak perkembangannya, sehingga mampu menyampaikan suatu informasi melalui media dengan menggunakan jaringan serta kuatilas infomasi yang lebih baik. Dengan perkembangan tersebut, maka dapat membuat masyarakat Indonesia maupun masyarakat dinegara manapun dapat memanfaatkannya guna mendapatkan informasi dalam dunia kerja, usaha, bisnis, pemerintahan, pendidikan, agama tanpa harus membayar untuk mendapatkan informasi tersebut. Dengan adanya warung internet, sekarang semua kalangan masyarakat dapat mendapatkan informasi apapun didalam internet dan tentunya harus dapat menggunakan komputer dengan baik dan benar. Serta jangan pernah menyalahgunakan layanan telematika untuk hal-hal negative, karena dapat merusak moralm norma, serta fungsi dari layanan telematkika itu sendiri.

Sumber :