Selasa, 16 Juni 2015

Etika dalam Bermasyarakat, Hukum Pidana dan Perdata

Etika dalam Bermasyarakat

     Etika merupakan hukum yang sangat mutlak dalam kehidupan sehari-hari yang biasa kita temui di sekitar lingkungan masyarakat pada umumnya. Tanpa kita sadari bahwa kita sebagai makhluk sosial dan bermasyarakat kita semua harus mengikuti etika yang berlaku di lingkungan tempat tinggal kita. Dengan segala macam sifat dan perilaku setiap orang yang berbeda-beda, kita harus bisa memposisikan diri kita agar  tidak keluar dari jalur etika. Karena dengan memposisikan diri kita dalam kehidupan sosial dilingkungan kita dengan menaati etika yang ada merupakan tindakan yang berusaha untuk tidak merugikan orang lain yang tinggal bersama dilingkungan tersebut.

     Ada beberapa contoh etika yang baik dan yang buruk dalam bermasyarakat :

Etika Baik dalam Masyarakat

- Tidak membuang sampah sembarangan
- Menghormati orang yang lebih tua dari umur kita
- Selalu membantu orang lain yang kesulitan dan ada masalah selama kita mampu untuk membantu orang tersebut, dalam hal ini tidak memaksakan kehendak
- Melakukan kewajiban beribadah menurut  agamanya masing-masing dilingkungan tempat tinggal
- Menjaga nama baik diri sendiri dan keluarga maupun orang lain yang dikenal

Etika Buruk dalam Masyarakat

- Membuang sampah sembarang tempat yang membuat lingkungan tersebut menjadi kumuh
- Membuat onar atau kerusuhan di lingkungan masyarakat
- Mencela orang lain dengan kata-kata yang kotor/kasar
- Tidak patuh terhadap peraturan dilingkungan tempat tinggal
- Bersikap sombong


   Tentunya dengan menjalankan etika tersebut kita dapat manfaat yang berguna untuk diri kita sendiri,berikut manfaat apabla kita beretika dalam lingkungan masyarakat :

Menurut Magnis Suseno etika adalah pemikiran sistemmatis tentang moralitas ,dan yang dihasilkan secara langsung bukan kebaikan melainkan suatu pengertian yang lebih mendasar dan kritis
F.Magnis Suseno menyatakan ada empat alasan yang menlatarkan belakanginya

a) Etika dapat membantu dalam mengali rasionalitas dan moralitas agama,seperti mengapa Than memerintahkan ini bukan itu
b) Etika membantu dalam mengintterprestasikan ajaran agama yang saling bertentangan
c) Etika dapat membantu menerapkan ajaran moral agama terhadap masalah masalah baru dalam kehidupan manusia
d) Etika dapat membantu mengadakan diaolog antar agama karena etika memndasarkan pada rasionallitas bukan wahyu


Peran dan manfaat etika (Ketut Rinjin, 2004 melalui Sjafri Mangkuprawira, 2006) yaitu :

1. Manusia hidup dalam jajaran norma moral, religius, hukum, kesopanan, adat istiadat dan permainan. Oleh karena itu, manusia harus siap mengorbankan sedikit kebebasannya.
2. Norma moral memberikan kebebasan bagi manusia untuk bertindak sesuai dengan kesadaran akan tanggung jawabnya = human act, dan bukan an act of man. Menaati norma moral berarti menaati diri sendiri, sehingga manusia menjadi otonom dan bukan heteronom.
3. Sekalipun sudah ada norma hukum, etika tetap diperlukan karena norma hukum tidak menjangkau wilayah abu-abu, norma hukum cepat ketuinggalan zaman, sehingga sering terdapat celah-celah hukum, norma hukum sering tidak mampu mendeteksi dampak secara etis dikemudian hari, etika mempersyaratkan pemahaman dan kepedulian tentang kejujuran, keadilan dan prosedur yang wajar terhadap manusia, dan masyarakat, asas legalitas harus tunduk pada asas moralitas.
4. Manfaat etika adalah mengajak orang bersikap kritis dan rasional dalam mengambil keputusan secara otonom, mengarahkan perkembangan masyarakat menuju suasana yang tertib, teratur, damai dan sejahtera.
5. Perlu diwaspadai nahwa ”power tend to corrupt”, ”the end justifies the means” serta pimpinan ala Machiavellian, yang galak seperti singa dan licin seperti belut.
Sanksi Pelanggaran Etika

1. sanksi social
skala relative kecil, dipahami sebagai kesalahan yang dapat “dimaafkan”.
2. sanksi hukum
skala besar, merugikan hak pihak lain. Hukum pidana menempati prioritas utama dan hiikuti hokum perdata.


Hukum Pidana dan Perdata


     Pengertian hukum pidana, terdapat kesukaran untuk memberikan suatu batasan yang dapat mencakup seluruh isi/ aspek dari pengertian hukum pidana karena isi hukum pidana itu sangatlah lus dan mencakup banyak segi, yang tidak mungkin untuk dimuat dalam suatu batasan dengan suatu kalimat tertentu. Dalam memberikan batasan tentang pengertian hukum pidana, biasanya hanya melihat dari satu atau beberapa isi saja, sehingga selalu ada sisi atau aspek tertentu dari hukum pidana yang tidak masuk dan berada di luarnya,



Kasus penipuan sudah sering terjadi. Ini merupakan salah satu contoh kasus hukum pidana. Kasus penipuan ini biasanya dilakukan dengan modus meminta uang di depan sebelum barang atau jasa diberikan kepada seseorang. Pada akhirnya, uang telah diserahkan namun barang atau jasa tidak dilaksanakan oleh pihak penerima uang.

Kasus penipuan ini dapat dijerat dengan pasal 378 KUHP :


"Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun ?"



Hukum perdata dalam arti luas adalah bahan hokum sebagaimana tertera dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (BW), Kitab Undang-Undang hukum dagang (WVK) beserta sejumlah undang-undang yang disebut undang-undang tambahan lainnya.

Hukum perdata dalam arti sempit adalah hukum perdata sebagaimana terdapat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (BW). Subekti mengatakan hukum perdata dalam arti luas meliputi semua hukum privat materiil, yaitu segala hukum pokok yang mengatur kepentingan perseorangan. Hukum perdata adakalanya dipakai dalam arti sempit sebagai lawan hokum dagang

Soedawi Masjchoen Sofwan mengatakan hukum perdata yang diatur dalam KUH perdata disebut Hukum Perdata dalam arti sempit. Sedangkan hukum perdata dalam arti luas termasuk didalamnya hokum dagang.

Antara KUH perdata dengan KUH dagang mempunyai hubungan yang erat. Hal ini dapat dilihat dari isi Pasal 1KUH dagang, yang isinya sebagai berikut:

Adapun mengenai hubungan tersebut adalah special derogate legi generali artinya hokum yang khusus: KUH dagang mengesampingkan hokum yang umum: KUH perdata

Contoh Kasus hukum Perdata tentang Perceraian( Kekerasan Dalam rumah Tangga)Perkara Cerai Susan Karena Kekerasan Rumah Tangga
Contoh kasus dari seorang istri yang hendak mengajukan gugatan cerai pada suaminya di Pengadilan Agama ( PA ), adapaun data/identitasnya adalah sebagai berikut :
Nama : Susan
Umur : 32 tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : Pegawai Swasta
Status : Menikah
Anak : 1 anak laki-laki, umur 4 tahun

Cerita Permasalahan / Kronologis
Susan menikah di Jakarta dengan suaminya 6 tahun yang lalu (th 2001). Dikaruniai 1 orang putra berumur 4 tahun. Sudah lama sebenarnya Susan mengalami kekerasan dalam rumah tangga, Suaminya adalah mantan anak orang kaya yang tidak jelas kerjanya apa dan sering berprilaku sangat kasar pada Susan, seperti membentak, berkata kotor, melecehkan dan yang terparah adalah sering memukul. Sehingga akhirnya Susan sering tidak tahan sampai berpikir untuk bercerai saja. Adanya musyawarah dan pertemuan keluarga sudah diadakan beberapa kali tapi tetap tidak merubah prilaku suaminya tersebut. Bahkan sedimikian parahnya dimana si suami melepas tanggung-jawabnya sebagai seorang suami dan ayah karena sudah 2 tahun ini si suami tidak memberikan nafkah lahir untuk sang Istri dan anaknya. Sampai akhirnya, Susan merasa terncam jiwanya dimana terjadi kejadian pada bulan April 2007, Susan dipukul / ditonjok matanya sampai biru yang berujung pada kekerasan terhadap anak semata wayangnya juga. Setelah kejadian itu Susan memutuskan untuk bercerai saja.


Sumber :


Selasa, 28 April 2015

Hakim dan Jaksa

Pengertian Hakim
Pengertian hakim terdapat dalam Pasal 1 butir 8 KUHAP yang menyebutkan bahwa Hakim adalah pejabat peradilan negara yang diberi wewenang oleh Undang-Undang untuk mengadili. Selain di dalam KUHAP, pengertian hakim juga terdapat dalam Pasal 31 Undang-Undang No. 4 Tahun 2004 Tentang Kekuasaan Kehakiman, dalam pasal tersebut disebutkan bahwa hakim adalah pejabat yang melakukan kekuasaan kehakiman yang diatur dalam undang-undang.

Bambang Waluyo, S.H. menyatakan bahwa yang dimaksud dengan hakim adalah organ pengadilan yang dianggap memahami hukum, yang dipundaknya telah diletakkan kewajiban dan tanggung  jawab agar hukum dan keadilan itu ditegakkan, baik yang berdasarkan kepada tertulis atau tidak tertulis (mengadili suatu perkara yang diajukan dengan dalih bahwa hukum tidak atau kurang jelas), dan tidak boleh ada satupun yang bertentangan dengan asas dan sendi peradilan berdasar Tuhan Yang Maha Esa.

Minggu, 08 Maret 2015

Macam-Macam Kode Etik


          Seperti yang kita ketahui, bahwa dimana pun kita berada, apapun profesi kita, jabatan yang kita punya, serta apapun yang kita lakukan di berbagai tempat harus mengikuti etika yang telah ditentukan. Kode etika merupakan suatu bentuk aturan tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan dapat difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik. Dari pengertian kode etik sendiri kita dapat memahami bahwa kode etik dibuat untuk mengatur segala tindakan setiap manusia agar tidak melakukan hal-hal yang menyimpang dari moral. Kode etik memiliki 3 macam, yaitu Kode Etik Bermasyarakat, Kode Etik Berprofesi dan Kode Etiik Beragama. 
  • Kode Etik Bermasyarakat
    Kode etik bermasyarakat merupakan tata cara atau aturan yang digunakan sebagai pedoman dalam berprilaku di masyarakat. Contoh kode etik bermasyarakat adalah praktik humas di Malaysia didasarkan atas nilai dasar negara, sementara di Indonesia didasarkan atas Pancasila dan UU Dasar 1945.  
  •  Kode Etik Berprofesi

    Kode etik profesi merupakan tata cara atau aturan yang digunakan sebagai pedoman sikap hidup dalam menjalankan kehidupan sebagai pengemban profesi. Contoh kode etik profesi adalah :

    KODE ETIK HAKIM
    1. Pedoman Perilaku Hakim disusun berdasarkan 10 prinsip dan perilaku yang diharapkan:
    2. Berperilaku adil
    3. Berperilaku jujur dan mendengarkan kedua belah pihak
    4. Menunjukkan sikap yang arif dan bijaksana, yaitu kemampuan untuk bertindak sesuai dengan norma-norma yang dianut oleh masyarakat, baik norma hukum, norma agama, adat atau etika, dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi
    5. Bersikap mandiri
    6. Mempertahankan dan menunjukkan integritas yang tinggi
    7. Bertanggung jawab, yaitu menerima konsekuensi tindakan yang diambil dalam kinerja maupun pelaksanaan kewenangannya
    8. Menjunjung tinggi harga diri 
    9. Berdisiplin tinggi
    10. Berprilaku rendah hati
    11. Bersikap professional

    KODE ETIK KEPOLISIAN
    1. Mengabdi kepada Nusa dan bangsa dengan penuh ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    2. Berbakti demi keagungan nusa dan bangsa yang bersendikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, sebagai kehormatan yang tinggi.
    3. Membela tanah air, mengamankan dan mengamalkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dengan tekad juang pantang menyerah.
    4. Menegakkan hukum dan menghormati kaidah-kaidah yang hidup dalam masyarakat secara adil dan bijaksana.
    5. Melindungi, mengayomi serta membimbing masyarakat sebagai wujud panggilan tugas pengabdian yang luhur. 
    6. Kode Etik Beragama
  • Kode Etik Beragama
    Kode etik beragama merupakan tata cara atau aturan yang digunakan sebagai pedoman sikap hidup dalam menjalankan kehidupan beragama, seperti saling menghargai antar umat beragama. Contoh kode etik beragama adalah Benjamin adalah beragama kristen dan Ahmad merupakan seorang muslimin, mereka berdua merupakan sahabat yang telah beranjak dewasa bersama-sama. Namun Amad mengetahui ketika hari minggu bahwa Benjamin harus pergi ke gereja untuk beribadah, sebaliknya Benjamin juga mengetahui bahwa Ahmad  harus mengerjakan shalat 5 waktu. Mereka berdua mengetahui kewajiban beragama satu sama lain, maka dari itu mereka saling mengingatkan kewajiban beragama mereka jika waktu beribadah mereka telah datang.
          Itulah macam-macam kode etik yang harus kita ketahui, agar perilaku dan tindakan yang akan kita kerjakan mengikuti tata krama atau aturan etika yang telah ditetapkan. Jika kita semua mengikuti semua etika yang telah ditetapkan, maka tidak akan ada yang saling menyalahkan apalagi sampai harus bertengkar. Maka dari itu jagalah etika kita dimana pun kita berada, apapun yang kita kerjakan, serta seperti apa profesi kita, demi menciptakan suasana yang tenteram antar sesama manusia.

Sumber :





Jumat, 09 Januari 2015

Bermain Game Lebih Seru dengan Virtual Reality


Virtual Reality (VR)

     Pernahkah anda membayangkan apabila anda sedang bermain game konsol (Console Game) yang selama ini anda mainkan, menjadi lebih hidup ? Bahkan anda seperti berada didalam lingkungan area game tersebut layaknya kita hidup di dunia ini ? Yup, dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat dan mendekati era virtual, saati ini sudah ada beberapa perusahaan yang telah meluncurkan konsol yang dapat membuat anda terjun langsung ke lingkungan game yang anda mainkan. Sebutan bagi alat ini adalah Virtual Reality(VR). Virtual Reality(VR) adalah sebuah alat yang dapat memvisualisasikan segala sesuatu yang ada didalam game tersebut. Inilah impian dari para gamer yang telah terwujud untuk bermain game lebih hidup.

    Tidaklah mudah untuk menerbitkan alat ini di pasaran dunia. Karena sudah banyak sekali VR yang telah gagal untuk diresmikan agar dapat masuk ke pasaran teknologi game di dunia ini.

     Satu yang paling dekat dengan dunia game adalah Nintendo Virtual Boy, konsol game yang berwujud head-mountedvirtual reality display (dipasang langsung di kepala, dengan layar beradsa tepat di depan mata), dan pada masanya (dirilis pertengahan 1995) diklaim menjadi yang pertama mampu menampilkan grafis 3D yang sebenarnya. Namun karena banyak hal, mulai promosi yang kurang, penerapan 3D-nya yang ternyata tidak full color, hingga tidak realistis (seharusnya sebuah virtual reality memungkinkan ketika kepala bergerak, sudut pandang tampilan pada layar juga ikut bergerak). Tidak heran jika konsol tersebut langsung dihentikan produksinya tidak sampai setahun kemudian.

     Pesaing terdekat Nintendo, Sega, juga sempat mengembangkan Sega VR. Namun dengan alasan efeknya terlalu realistis dan tidak baik untuk gamer, proyek tersebut dihentikan pengembangannya.

      Bisa jadi karena trauma kegagalan beberapa perangkat virtual reality yang dikhususkan untuk bermain game di awal tahun 1990-an tersebut, industri game perlu menunggu lama untuk bisa mulai mencari produk yang sangat pas bagi gamer. Baik itu dari sisi harga, dan juga mendukung kenyamanan bermain. Hingga pada tahun 2012 lalu, Palmer Luckey bersama perusahaannya, sebuah perusahaan teknologi yang mengembangkan virtual reality, yaitu Oculus VR, mengenalkan Oculus Rift, head-mounted display untuk menghadirlkan tampilam virtual reality yang dalam. Proyek tersebut mendapat sambutan yang sangat baik, hingga dukungannya dari beberapa perusahaan lain mencapai US $91 juta, serta $2.4 juta melalui pembiayaan massa Kickstarter, hingga akhirnya dibeli oleh Facebook senilai US $2 milyar, atau sekitar Rp. 23 trilyun!


     Selain dukungan dana yang begitu besar, John D. Carmack, salah satu nama yang cukup terkenal di industri game PC, co-founder id Software, yang juga berada di balik nama franchise yang identik dengan tampilan first-person sepertiWolfenstein 3D, Doom, Quake, Rage dan banyak sekuelnya (serta dianggap sebagai bapaknya genre FPS), yang pasti akan sangat pas dan bisa membuat gamer serasa masuk ke dalamnya, jika dimainkan menggunakan head-mounted display semacam Oculus Rift. Karena itulah Carnack sudah lama mengamati perkembangan gadget yang dikembangkan Palmer, dan sebelum E3 2012 Id Software mengumumkan jika Doom 3 BFG Edition akan melengkapi hampir 170 game lainnya, yang kompatibel dengan Oculus Rift. Setahun kemudian, selama E3 2013, Doom 3 BFG Edition didemokan. Dan hasilnya sungguh luar biasa. Sebuah game dengan mekanis gameplay yang usianya dua dekade, namun ketika dimainkan menggunakan sebuah head-mounted display, semuanya terasa berbeda, gamer serasa terpisah dari dunia nyata, dan lebih bisa berada di dalam game tersebut.


      Demikian jelas, virtual reality menawarkan suatu pengalaman baru, tanpa perlu sebuah konsol harus di-upgrade spesifikasinya. Sesuatu yang banyak disarankan para pengamat industri game, agar mesin game bisa menawarkan pengalaman yang berbeda dari biasanya, bukan sekadar franchise yang berulang. Bisa jadi, Facebook memahami jikavirtual reality akan menjadi salah satu tren dari masa lalu yang kini kembali dengan antusias yang lebih besar, dan Oculus Rift sudah mengawalinya di garis depan, dengan target akan dipasarkan akhir 2014 nanti. Ketakutan teknologi dengan pengalaman bermain unik semacam ini, dukungan game yang minim, sudah berhasil dihapus dengan adanya (sampai detik artikel ini ditulis) 170 game yang kompatibel, termasuk game yang sukses berkat pemasaran early access seperti 7 Days to Die, Daylight, dan DayZ, game yang juga identik konsol seperti Castlevania: Lords of Shadow 2, Dead Trigger, hingga Titanfall, mayoritas FPS baru untuk PC/Steam, bahkan game dari developer indie Indonesia,Dreadeye, juga dikabarkan akan mendukung Oculus Rift. Game lama seperti Skyrim dan Mirror’s Edge juga dalam proses konversi mendukung tampilan virtual reality.

     
     Dan jika tren virtual reality ini bukan salah satu yang akan besar di dunia game di masa datang, Sony tidak akan membuat perangkat yang sama. Selama Game Developers Conference 2014 kemarin, mereka mengenalkan headsetvirtual reality mereka sendiri, yang disebut sebagai Project Morpheus (masih kode nama). Versi purwa rupanya dibawa selama ajang GDC 2014 lalu, dan didemokan ke hadapan para developer. Seperti Oculus Rift, Morpheus tampil dalam bentuk sebuah head-mounted display untuk menampilkan virtual reality yang dalam dari sebuah game. Sejauh ini Morpheus hanya didesain khusus untuk konsol current-gen mereka, PS4. Belum ada detail lain dari Morpheus, hanya disebutkan akan dirilis tahun depan.

Sumber : 

Manajemen Data Telematika



A. Pengertian Manajemen Data


     Manajemen Data adalah pengembangan dan penerapan terstruktur mengenai data yang secara benar dalam menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan dan berguna untuk perusahaan. Manajemen data mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa data :

  • Data Akurat (Accuracy Data)
  • Mutakhir (Up To Date)
  • Aman (Safe)
  • Tersedia bagi pemakai (Available to User)
     Kegiatan manajemen data mencakup :
  • Pengumpulan Data
Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam suatu formulir yang disebut dokumen sumber yang berfungsi sebagai input bagi sistem.
  • Integritas dan pengujian
Data tersebut diperiksa untuk meyakinkan konsistensi dan akurasinya berdasarkan suatu peraturan dan kendala yang telah ditentukan sebelumnya. 
  • Penyimpanan
Data disimpan pada suatu medium, seperti pita magnetik atau piringan magnetik. 
  • Pemeliharaan
Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tiak lagi diperlukan dihapus agar sumberdaya data (berkas) tetap mutakhir.
  • Keamanan
 Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan, atau penyalahgunaan.
  • Organisasi
 Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai. 
  • Pengambilan
Data tersedia bagi pemakai. 
     Dalam perwujudan data dalam sebuah komunikasi, terutama komunikasi dalam sebuah jaringan internet yang kita kenal dengan telematika. Tentunya memiliki manajemen data yang dapat mengatur jalannya komunikasi. Dalam telematika terdapat tiga sisi manajemen data yaitu :
  1. Manajemen data sisi Client
  2. Manajemen data sisi Server
  3. Manajemen data berbasis sistem perangkat bergerak
     Manajeman data sisi Client adalah dimana pemrosesan dan pengolahan data terjadi pada sisi klien, dalam hal ini contohnya adalah user, dan nantinya data tersebut dapat dikirimkan ke server, atau disinkronisasikan dengan server, lalu manajemen data sisi Server adalah dimana pemrosesan dan pengolahan terjadi pada sisi server, baik data itu dikirim dari klien, maupun mengolah data yang telah ada di server itu sendiri, sedangkan Manajemen data berbasis sistem perangkat bergerak adalah dimana suatu sistem basis data memiliki sifat "dinamis". 

     Manajemen Data yang terjadi pada sisi server dapat kita pahami pada versi DBMS dibawah ini :
MODBMS (Moving Object DBMS) adalah sebuah DBMS yang menyimpan dan mengelola informasi lokasi serta dinamis lainnya informasi tentang obyek bergerak. MODBMS memungkinkan seseorang untuk mewakili benda-benda bergerak dalam database dan untuk menanyakan pertanyaan tentang gerakan tersebut. Daerah MODBMS merupakan bidang yang belum dijelajahi relatif terhadap RDBMS atau DBMS Spasial di mana beberapa karya yang telah dilakukan dalam standarisasi dan komersialisasi. Ada beberapa penelitian prototipe untuk MODBMS seperti DOMINO tetapi hanya sedikit produk MODBMS komersial. Memindahkan objek dapat diklasifikasikan ke dalam bergerak poin dan bergerak daerah. Memindahkan objek hanya relevan tergantung waktu posisi dalam ruang. Mereka bisa mobil, truk, pesawat terbang, kapal atau ponsel pengguna. Pindah daerah objek bergerak dengan rupa seperti badai, hutan file, tumpahan minyak, wabah penyakit, dan sebagainya. Pindah daerah berubah posisi dan geometri objek dengan waktu sambil bergerak poin hanya berubah posisi benda.

     Pengenalan WAP (Wireless Application Protocol) telah menunjukkan potensi sebagai layanan internet nirkabel/ WAP merupakan protocol global terbuka yang memungkinkan para pengguna mengakses layanan-layanan on-line dari layar kecil pada telepon genggam dengan menggunakan built-in browser. WAP bekerja pada berbagai teknologi jaringan bergerak, yang memungkinkan pasar massal bagi penciptaan layanan data bergerak. Contoh dari layanan bergerak adalah GPRS. GPRS merupakan system transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip 'tunnelling'. GPRS tidak menawarkan laju data tinggi yang memadai untuk multimedia nayata, tetapi GPRS merupakan kunci untuk menghilangkan beberapa batas pokok bagi layanan-layanan data bergerak.


 B. Permasalahan Manajemen Data Telematika

     Permasalahan dan Isu-Isu dalam Manajemen Data Telematika yang ada adalah :
  • Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload.
  • Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
  • Pada client-server, ada kemungkinan server fail.
  • Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request.
  • Beban jaringan tinggi karena tabel yang diminta akan diserahkan oleh file server ke klien melalui jaringan Setiap klien harus memasang DBMS sehingga mengurangi memori. Klien harus mempunyai kemampuan proses tinggi untuk mendapatkan response time yang bagus. Salinan DBMS pada setiap klien harus menjaga integritas databasse yang dipakai secara bersama-sama.
  • Terjadinya kerangkapan data yang kompleks, sehingga memboros penggunaan memori.

C. Manfaat Manajemen Data Telematika

    Dengan adanya manajemen data pastinya memiliki manfaat yang sangat berguna bagi penggunanya. Manajemen data yang berfungsi sebagai pengembangan dan penanganan semua data-data yang ada agar siklus hidup dari data tersebut dapat terorganisir dengan baik agar dapat tercapainya suatu tujuan dari perusahaan yang memakai manajemen data. Manajemen data sangat penting sekali digunakan oleh perusahaan-perusahaan kecil dan besar. Tergantung dari perusahaan tersebut, apabila perusahaan tersebut besar, maka manajemen data sangat diperlukan sekali agar tidak terjadinya kreangkapan data yang dapat menyebabkan masalah besar bagi perusahaan tersebut. Perusahaan kecil pun yang menggunakan manajemen data juga memiliki manfaat yang sama, namun dalam skala yang kecil pastinya tidak serumit manajemen data perusahaan yang besar.

     Adapun manfaat manajemen data adalah :
  • Mengatasi kerangkapan data
  • Menghindari terjadinya inkonsistensi data
  • Mengatasi kesulitan dalam akses data
  • Menyusun format standar sebuah data
  • Dapat digunakan oleh banyak pemakai
  • Melakukan perlindungan dan pengamanan data
  • Menyusun integritas dan independasi data

Sumber : 

http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_data
http://www.scribd.com/doc/249697123/Tugas-6-Manajemen-Data-Telematika
http://imanuelhelsen.blogdetik.com/2012/10/10/manajemen-data-telematika/
http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/370/jbptunikompp-gdl-diandharma-18489-2-ii-manaj-e.pdf

Antarmuka Telematika


A. Pengertian Antarmuka Telematika


     Antarmuka (interface) merupakan salah satu layanan yang disediakan oleh sistem operasi sebagai sarana interaksi yang dapat digunakan untuk menghubungkan antara pengguna (user) dengan sistem operasi itu sendiri. Sedangkan Telematika merupakan sebuah kata yang diadopsi dari bahasa Prancis “TELEMATIQUE” yang kurang lebih bila diartikan kata terebut memiliki makna sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Jadi Antarmuka Telematika merupakan layanan teknologi informasi yang menghubungkan pengguna dengan sistem jaringan komunikasi untuk melakukan beberapa hal yang menggunakan teknologi informasi itu sendiri. Untuk antarmuka sendiri dibagi menjadi 2, yaitu Command Line Interface(CLI) dan Graphical User Interface(GUI).

Command Line Interface(CLI)

     CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.

Graphical User Interface(GUI).

     GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device). Pengguna komputer yang awam seringkali menilai sebuah sistem operasi dari GUI-nya. Sebuah sistem operasi dianggap bagus jika tampilan luarnya (GUI-nya) bagus. Padahal, seperti telah dijelaskan sebelumnya, komponen sistem operasi tidak hanya GUI, sehingga penilaian terhadap sebuah sistem operasi tidak bisa hanya dari satu komponen saja. Karena GUI adalah kesan pertama pengguna dengan sistem operasi itu, setiap pengembang sistem operasi berlomba-lomba mengembangkan GUI-nya dengan keunggulannya masing-masing.Sejarah mencatat bahwa Xerox PARC (Palo Alto Research Center) yang pertama kali meriset tentang GUI. Pada tahun 1984, Apple merilis Macintosh yang menggunakan GUI hasil riset Xerox PARC. Beberapa tahun kemudian, Microsoft merilis sistem operasi Windows-nya yang juga menggunakan GUI. Apple mengklaim bahwa Microsoft mencuri ide dari Apple. Seperti halnya CLI, tiap-tiap sistem operasi juga memiliki nama tersendiri untuk komponen GUI-nya. Pada Apple Mac OS X, GUI-nya disebutAqua. Microsoft memberi nama GUI Windows XP sebagai Lunar dan GUI Windows Vista sebagai Aero. Pada Linux, ada dua pengembang utama desktop environment pada Linux, yang masing-masing menghasilkan produk KDE (K Desktop Environment) dan GNOME. KDE digunakan pada beberapa distro seperti SuSE dan Mandrake, sedangkan GNOME dipakai pada beberapa distro seperti Fedora Core dan Ubuntu.

B. Fitur Antarmuka Telematika

      Antarmuka telematika memiliki 6 fitur yang memiliki karakteristik dan fungsi masing-masing, yaitu :
  • Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
  • Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.
  • Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.
Contoh aplikasi visi komputer mencakup sistem untuk :
1. Pengendalian proses misalnya sebuah robot industri atau kendaraan otonom.
2. Mendeteksi peristiwa misalnya, untuk pengawasan visual atau orang menghitung.
3. Mengorganisir informasi misalnya, untuk pengindeksan database foto dan gambar.
4. Modeling benda atau lingkungan misalnya, industri inspeksi, analisis gambar medis.
5. Interaksi misalnya sebagai input ke perangkat untuk interaksi manusia komputer.
Sub-domain computer vision termasuk adegan rekonstruksi, event detektion, pelacakan video, pengenalan obyek, learning, pengindeksan, gerak estimasi, dan gambar restorasi.
  • Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
Contoh Penerapan Speech Recognition dalam medis :
Front-End SR adalah tempat penyedia perintah ke mesin pengenalan ucapan, kata-kata yang dikenali ditampilkan tepat setelah mereka berbicara. Back-End SR adalah penyedia perintah ke sistem dikte digital, dan suara yang disalurkan melalui pidato mesin pengakuan dan rancangan dokumen yang dikenali disalurkan bersama-sama dengan suara asli file.
  • Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.

C. Teknologi Antarmuka Telematika 

     Pada zaman era serba teknologi seperti sekarang ini sudah banyak contoh-contoh teknologi yang menerapkan Antarmuka Telematika. Salah satu contohnya yang saat ini sering ditemui adalah Handphone yang berbasis kepintaran atau biasa disebut Smartphone yang sekarang banyak sekali digunakan oleh masyarakat diseluruh dunia. Dengan smartphone yang dapat dibawa kemana saja (fleksibel) dengan ukuran yang relatif kecil (efektif), mempunyai banyak sekali kegunaan. Salah satu kegunaan dari smartphone itu sendiri adalah layanan untuk mendapatkan Informasi yang tidak terbatas melalui media internet, wifi, WAP dan sebagainya. Sekarang dengan menggunakan smartphone saja, semua informasi mengenai segala bidang dapat dicari melalui browser yang telah ada didalam smartphone tersebut apabila sudah terhubung dengan internet.

     kalau tadi adalah salah satu contoh di bidang komunikasi, contoh lainnya adalah layanan telematika di bidang transportasi. TOYOTA merupakan salah satu contoh yang menerapkan layanan telematika di bidang transportasi di Indonesia. Semakin tingginya mobilitas masyarakat, terutama di wilayah perkotaan, membutuhkan layanan penunjang yang mampu membantu masyarakat untuk sampai ke tujuannya dalam waktu singkat. Toyota melihat peluang ini dengan mengembangkan layanan telematika.Telematika (telekomunikasi dan teknologi satelit) akan menjadi bagian dari gaya hidup berkendara di abad 21 yang harus difasilitasi.

     Selain itu, Toyota juga memiliki layanan navigasi yang menggandeng perusahaan pemetaan Tele Atlas. Informasi dan peta lengkap dengan 13.000 lokasi-lokasi penting, mulai hotel, rumah sakit, hingga dealer Toyota sudah terekam. Saat ini peta tersebut sudah meng-cover wilayah Pulau Jawa dan Bali. Pada September 2008, layanan peta akan menjangkau mencapai Sumatra.

     Toyota juga mengembangkan perangkat keras dan Graphics User Interface (GUI) yang didesain secara khusus. Dengan layanan Toyota Genuine Accesories (TGA). Toyota juga mempermudah pengguna Toyota Navigation dengan memberikan update perangkat lunak tanpa dikenai biaya.

     Toyota melengkapi layanan telematikanya dengan layanan Mobile Reward Exchange (MORE) yang dirancang dalam mobile platform untuk pengguna telepon seluler. Bagi konsumen yang mengikuti MORE akan mendapat informasi seputar M-Toyota dan info program.

Sumber :

http://dhaaprincipino.blogspot.com/2012/11/pengertian-antar-muka-telematika.html

http://blog.pasca.gunadarma.ac.id/2012/06/22/telematika-dalam-dunia-teknologi-informasi-dan-penerapannya-di-e-commerce-dan-lainnya/

http://forum.indogamers.com/archive/index.php/t-380447.html?s=c0d1e9ea840832da98477caa1cc59952

Kamis, 08 Januari 2015

Auto Pilot Car Computer Chip Nvidia Drive PX



Baru akhir-akhir ini, salah satu perusahaan chip komputer terbesar di dunia Nvidia memiliki inovasi terbaru untuk produk chip computer yang akan berfungsi sebagai Auto-Pilot Car Computer. Chip ini dikabarkan akan diluncurkan pada ajang CES 2015.

Nvidia merupakan salah satu perusahaan chip yang didirikan pada tahun 1993 oleh Jen-Hsun Huang yang merupakan sebelumnya adalah Direktur Coreware di LSI Logic and Microprocessor Designer di Advace Micro Device (AMD).

Produk Nvidia Drive PX akan dibekali dengan teknologi chip Tegra X1 yang merupakan sebuah sistem otomotisasi pada kendaraan, khususnya mobil. Pada Nvidia Drive PX dan Nvidia Drive CX ini mernurut rencana akan memungkinkan mobil untuk melakukan pengendalian menyetir sendiri (Auto-Pilot) serta memarkir sendiri (Auto-Valet) tanpa sentuh tangan manusia sama sekali. Namun kehebatan dari produk ini adalah, ketika mobil sudah diparkir, mobil tersebut akan dapat dipanggil oleh pengemudi lewat Smartphone.

Chip Tegra X1 yang tertanam di Drive PX dan Drive CX diklaim memiliki kinerja yang sangat luar biasa dengan kemampuan komputasi lebih dari 1 teraflops. Chip 64-Bit dengan 256 CPU core dan pengolah grafis Maxwell ini dibekali dengan program yang bisa mengenali segala objek dijalan, seperti rambu-rambu, speed camera, maupun pejalan kaki yang ada di jalan raya.

Meski terdengar canggih, masih belum diketahui pabrikan otomotif mana saja yang berminat untuk memakai platform Drive PX dan Drive CX. Belum diketahui juga kapan produk mobil otomatis ala Nvidia ini akan memasuki pasaran otomotif didunia ini.

Sumber :

http://tekno.kompas.com/read/2015/01/05/17045197/Mobil.Nvidia.Bisa.Dipanggil.dari.Smartphone